Wow!! Omzet Tradisi Dandangan Kudus Ditaksir Tembus Rp. 15 Miliar Lebih

KUDUS - Tradisi Dandangan tahun 2024 bertema 'Warisan Budaya Masjid Menara Untuk Nusantara' secara telah dibuka Pj Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie, ditandai dengan menabuh terbang di Alun-alun Kulon pada (1/3/2024) kemarin.




Dandangan tak hanya menjadi tradisi yang kini menjadi warisan budaya tak benda (WBTB). Tradisi itu juga memberi dampak positif bagi warga. Bahkan omzet dari tradisi yang sudah berjalan ratusan tahun itu ditaksir mampu mencapai belasan miliar rupiah.


Andi Imam Santoso Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus mengatakan, dalam tradisi Dandangan tahun ini telah disiapkan sebanyak 440 tenda. Senin, 4 Maret 2024.


Dari ratusan tenda itu, 380 diantaranya untuk pedagang. Sebanyak 275 untuk pedagang lokal dan 105 untuk pedagang dari kuar kota.


“Jadi diperkirakan ada 300-an pedagang lesehan lokal Kudus yang ikut serta meramaikan tradisi Dandangan tahun ini", katanya.


Dirinya cukup yakin jika perputaran uang saat tradisi Dandangan begitu besar. Pada tahun lalu saja omzet pedagang mampu mencapai Rp 14,76 miliar. Sementara itu jumlah pengunjungnya mampu tembus hingga 60 ribu orang.


“Kalau perkiraan omzet tahun ini bisa mencapai Rp.15,5 miliar, dengan jumlah pengunjungnya juga diperkirakan akan naik", ungkapnya.


Lebih lanjut Andi menambahkan, bahwa gelaran Dandangan di tahun ini terjadi dua kali akhir pekan dan satu hari libur nasional.


Belum lagi banyaknya acara yang digunakan untuk meramaikan tradisi menjelang bulan suci Ramadhan tersebut.


Mulai berbagai pentas budaya di taman menara maupun Sholawat Akbar di alun-alun Simpang Tujuh Kudus.


“Dengan adanya keramaian itu tentu harapan kami juga ikut meningkatkan pengunjung yang datang ke tradisi Dandangan", imbuhnya.


Selain meramaikan dengan berbagai kegiatan, pihaknya juga telah melakukan pemetaan dan penataan tenda para pedagang.


Mulai dari petak jualan pakaian, makanan hingga mainan anak-anak. Dengan penataan itu diharapkan bisa membuat nyaman baik pengunjung maupun pedagang.


Lokasi tenda kami siapkan berada di sepanjang ruas Jalan Sunan Kudus, sampai dengan perempatan Jember. Kemudian di Jalan Kyai Telingsing, Jalan Menara sampai perempatan Sucen. Sedangkan untuk pedagang lesehan di Jalan Jepara-Kudus, dari perempatan jember sampai dengan Pasar Jember.


"Pemetaan tenda pedagang telah ditata sedemikan rupa, mulai dari petak jualan pakaian, makanan, hingga mainan anak-anak, hal ini untuk membuat nyaman bagi para pengunjung maupun para pedagang Dandangan", pungkasnya.

(Luq)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html