Pameran Lukisan Diserbu Pelajar dan Pameran Keris Kujang Kuntul dan Keris Carubuk Banyak Mendapat Perhatian

GROBOGAN- Memasuki hari kedua pagelaran keris dan pameran lukisan yang digelar di gedung Dewi Sri Jalan Thamrin Purwodadi Grobagan sangat meriah. 


Pasalnya ratusan pelajaran baik PAUD, SD dan SLTP meramaikan untuk menyaksikan acara tersebut. 

Tidak hanya kalangan pelajar saja, masyarakat umum yang kebetulan libur banyak menyempatkan diri untuk melihat lukisan serta aneka macam keris yang dipamerkan disana. 

Pagelaran keris dan pameran lukisan yang dibuka oleh Bupati Grobagan Hj. Sri Sumarni SH, MM banyak menyita perhatian masyarakat luas. 

Seniman serta kolektor keris dari berbagai kota bisa ketemu di Grobagan dan bisa saling bertukar pengalaman. 

Bahkan ajang seperti ini baru dialami oleh salah satu peserta pagelaran keris yang berasal dari Cirebon Jawa Barat yang bersyukur serta senang dengan ajang seperti ini yang diprakarsai oleh pemkab Grobagan. 

Menurut nya ini merupakan bentuk pembelajaran buat masyarakat luas dan pelajar bahwa keris itu tidak seperti yang digambarkan di film atau sinetron. 

Dan dirinya mengajak masyarakat bisa saling bertukar pengalaman soal keris yang menurutnya ada histori luhur yang perlu dilestarikan. 

Dalam pagelaran keris sempat ditunjukkan keris peninggalan jaman kerajaan Mataram, Majahapit, Cirebon, Demak dll yang semuanya miliki khas serta bentuk yang berbeda. 

Keris Kujang Kuntul yang ada pada masa kerajaan Cirebon juga masih ada. 

Termasuk keris Carubuk peralihan kerajaan Majapahit ke Demak juga masih ada dan tersimpan dengan kondisi yang masih terawat. 

Seperti halnya yang disampaikan oleh Hapy Kurniawan yang berasal dari Bumiayu, menurutnya masyarakat perlu diterangkan soal keris atau pusaka lainnya sehingga apa yang selama ini masyarakat saksikan di film dan sinetron perlu dijelaskan. 

Bahkan sejak jaman dahulu ketika melawan penjajah Belanda keris, pedang serta tombak sudah mampu dibuat para mpu dengan teliti sebagi senjata sederhana akan tetapi bisa melawan dan mengusir penjajah. Terang Hapy yang ikut sebagai prakarsa Garda Mataram Prajurit Panembahan Tejowulan Kasultanan Surakarta. 

Bahkan salah satu keris koleksinya sempat ditaksir oleh Bupati Grobagan dan akan diambil sebagai koleksi Bupati Grobogan. 

Pagelaran keris dan pameran lukisan yang dimulai dari tanggal 10 hingga 12 Maret 2023 ini sengaja diselenggarakan oleh pemkab Grobagan dalam rangkaian memperingati hari jadi Grobogan yang ke 297. 

(Im@m)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html