Aksi Demo Keprihatinan Tidak Ditemui Bupati, Ampak Akan Lakukan Demo Lanjutan

 TEGAL- Aliansi Berawal dari tewasnya siswa SMP dalam insiden tawuran 9 Maret yang lalu, Bergeraklah Masyaraka Peduli Pendidikan Anti Kekerasan (AMPAK) Kabupaten Tegal dalam aksi Demo keprihatinan yang di ikuti dari beberapa ormas dan masyarakat umum menyampaikan orasi-orasi sebagai warga Kabupaten Tegal yang peduli atas insiden tawuran antar sekolah,Kamis 16 Marer 2023.


       Berokasi di depan Kantor Dinas Pndidikan dan kantor Bupati Tegal orasi damai berjalan dengan semangat dan yel-yel kepedulian bangsa.

      Seperti yang di sampaikan kordinator Aksi AMPAK M.Toipin,SH,MH. depan Kantor Dinas Pendidkan Kabupaten Tegal "Kami merasa Prihatin dengan kejadian insiden tawuran yang berakhir dengan meninggalnya siswa SMP, kami datang untuk aksi damai dan menegur kinerja para kepala sekolah agar kedepan lebih ekstra hati- hati terhadap anak didiknya." Harapnya.

     Aksi demo di tanggapi oleh kepala Dinas Disdik H.Was'ari dengan kepala dingin " Terima kasih kehadiran kalian semua,kami bangga atas kepedulinya akan kami pelajari dan akan di proses seseai hukum yang berlaku."jelasnya.

       Di lanjut ke depan kantor Bupati Tegal para pendemo lebih tegang dan kecewa karena tidak di temui Bupati atau Ketua DPRD.

      Seperti yang di sampaikan orator Aksi AMPAK Irwan Jelani "kami datang karena prihatin maraknya tawuran yang berakibat korbanya siswa kami modal patungan tapi kenapa Bupati tidak menemui atau ketua DPRD,kami punya hak sebagai warga yang peduli atas dunia pendidikan." Serunya dengan nada kecewa.

      Di simpulkan aksi demo damai menuntut 5 permintaan.1.turunkan Kepala Sekolah yang siswanya terlibat tawuran.2.Perombakan di tubuh Dewan Pendidikan bila perlu pecat karena kurang berfungsi.3.Kembalikan Kewenangan Pemda tentang Pendidikan tingkat SLTA .4.Mendesak Bupati untuk merekomendasikan SMK,SMA yang bermasalah ke Gubernur Jawa Tengah.5.Cabut ijin operasional sekolah yang siswanya terlibat tawuran.

     Di tambahkan lagi oleh ketua aksi Toipin atas kekecewaan terhadap Bupati dan Ketua DPRD berlanjut akan melangkan surat ke Kementrian Pusat.

(Yati)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html