Kapolsek Sahlan Bina 15 Siswa SMPN 2 Sukolilo, Menjadi Anggota Patroli Keamanan Sekolah Sebagai Mitra Polri

PATI, JATENG- Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan, S.H., M.H. didampingi AIPDA Nur Rohim dan AIPDA Kamsun, laksanakan giat penyuluhan kepada 15 siswa-siswi Sekolah SMPN 2 Sukolilo, untuk menjadi anggota Patroli Keamanan Sekolah sebagai jaringan Mitra Polri, Rabo, 22/02/23.

Jaringan ini bertujuan untuk membantu tugas-tugas Polri, antara lain adalah mengatur lalu lintas jalan pada saat jam-jam sibuk. Selain itu, mereka juga ditugaskan untuk menjadi informan dan melakukan pengawasan terhadap remaja dan anak-anak agar terhindar dari kenakalan remaja dan perkelahian antar Sekolah.

Menurut Sahlan, kegiatan yang dimulai Pukul 09.00 Wib s/d selesai tersebut, dilatarbelakangi oleh beberapa kejadian perkelahian antar pelajar sekolah maupun tawuran antar warga yang diawali adanya kenakalan remaja di lingkungan Sekolah. 

"Saya tak mau kecolongan, makanya untuk mengantisipasi hal tersebut, kami lakukan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan agar tidak terjadi kenakalan remaja di lingkungan Sekolah, bagi yang terbukti melakukan perkelahian, membawa senjata tajam, atau bahkan drop-dropan antar sekolah, pasti akan kami tindak tegas", ujar Kapolsek Sahlan menegaskan.


Acara yang mengambil tempat di Aula Sekolah SMPN 2 di JL. Sunan Prawoto, Km. 6 RT. 3/RW. 1, Desa Wegil Kec. Sukolilo tersebut, Kapolsek Sukolilo juga memberikan penyuluhan tentang tata cara pengaturan lalu lintas.

 Bhabinkamtibmas Desa Wegil, AIPDA Nur Rohim dan AIPDA Kamsun Staf Bhabinkamtibmas Polsek Sukolilo, dalam penyuluhan tersebut memperagakan 12 Gerakan pengaturan Lalulintas, disaksikan oleh Pembina OSIS SMPN 2 Sukolilo, Tri Bandono, di depan 15 pelajar yang berpotensi mampu menjadi jaringan Polri.

"Dari 15 siswa-siswi ini kita bina agar punya keberanian dan kedisiplinan untuk menjadi jaringan Polri, ke depan kita bentuk Patroli Keamanan Sekolah (PKS), untuk membantu tugas-tugas Polri, kami lihat, mereka ini punya potensi untuk itu", ujar Sahlan.

"Mereka ini apabila dipegang orang yang tidak bertanggung jawab, potensi mereka bisa berafiliasi terhadap tindakan-tindakan yang negatif, maka kemudian kami bina agar keberanian mereka ini diaplikasikan kepada sesuatu yang positif dan bermanfaat bagi orang lain", ujar Sahlan lebih lanjut.

Sementara kepala sekolah SMPN 2, Sudargo, S.Pd., M.Pd, saat dimintai keterangan oleh pertapakendeng.com melalui sambungan telepon WhatsApp tidak mengangkat, sedangkan panggilan keadaan berdering.

(Sumadi)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html