SN Guru Aliyah Trangkil Akhirnya Bernafas Lega, Bunga Mengakui Bapak Biologis Orok Yang Dikandungnya
PATI, JAWA TENGAH-pertapakendeng.com, SN salah seorang guru di Aliyah Trangkil, akhirnya memberikan klarifikasi atas tudingan miring yang mengarah kepadanya perihal misteri hamilnya Bunga, Senin, 23 Mei 2022.
Bunga (17), salah satu siswi yang masih duduk di bangku sekolah tersebut diketahui telah hamil 8 bulan. Bersamaan dengan diamnya Bunga, masyarakat akhirnya menduga-duga, dan menuding SN sebagai pelakunya. Hal ini beralasan memang, pasalnya, selama ini SN memang ada kedekatan dengan Bunga.
Menurut SN, hal ini disebabkan orang tua Bunga yang merantau ke Luar Jawa, yang kemudian menitipkan Bunga kepada SN. SN bilang, semua ini semata-mata demi menjalankan amanat orang tuanya.
“Ketika pulang dari luar Jawa, ibunya sempat datang ke rumah saya untuk menitipkan putrinya dan meminta saya menganggap Bunga sebagai anak sendiri. Kedekatan saya dengan anak ini karena ibunya meminta seperti itu", kata SN kepada pertapakendeng com melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (23/5/2022), selepas Maghrib.
“Tak jarang, kedua orang tua Bunga menitipkan kebutuhan Dia kepada saya, contohnya ketika anak ini mau beli HP, Dia minta tolong saya agar mengantarkan beli HP, ya saya antar", imbuh SN.
Lebih lanjut SN menerangkan dan menyampaikan klarifikasi atas tudingan miring/ negatif perihal dugaan pencabulan siswi hingga hamil.
SN mengungkapkan bahwa, "pelaku sebenarnya bukanlah saya, melainkan SIF yang telah menjalin hubungan asmara dengannya sejak satu tahun terakhir, SIF bersedia bertanggung jawab dan menikah dengan Bunga, Dia (SIF), juga mengakui bahwa janin yang dikandung Bunga adalah hasil biologis SIF", ungkap SN.
Pernyataan SN ini sekaligus menampik rumor yang berkembang, bahwa bukan SN pelaku pencabulan tersebut.
Sementara itu, Khumaidi, Pembina Yayasan Aliyah Trangkil, memastikan bahwa kehamilan Bunga adalah karena adanya hubungan Dia dengan warga Desa Pohijo berinisial SIF hingga hamil. Hal ini telah dikonfirmasi dan terbukti.
“Dari percakapan WA, kami mengetahui anak ini berhubungan dengan warga Desa Pohijo di luar jam sekolah sampai hamil, kami sudah konfirmasi melalui kepala desa dan keluarga yang bersangkutan dan ternyata benar", ungkap Khumaidi, Minggu (22/5).
Kabar tersebut membuat keluarga RK dan SKN (kedua orang tua SIF) sangat terpukul. Bagai disambar petir di siang bolong mendengar kabar yang menimpa anak semata wayangnya itu telah menghamili salah seorang siswi yang masih duduk di bangku Sekolah Aliyah.
Keluarga RK dan SKN yang menempati rumah kecil di Desa Pohijo Kecamatan Margoyoso ini, sontak kaget sesaat setelah kedatangan tamu yang sebelumnya tidak dikenal, yang kemudian berkisah apa yang telah dilakukan SIF, anaknya.
Menurut keterangan SKN, ibu remaja ini, kepada pertapakendeng.com, Dia tidak mengetahui apa yang dilakukan anaknya.
"Kulo kaget pak wonten tamu namine pak Ali saking Tegalharjo, bilih anak kulo ngetengi (menghamili red) lare sekolah madrasah Galombo mpun meteng 8 wulan", ungkap ibu 4 anak ini.
Sementara itu, SIF (20), memang benar mengakui bahwa Dia yang melakukan hubungan intim selayaknya suami istri dengan Bunga.
Di hadapan awak media, pemuda ini mengiyakan bahwa Dia adalah bapak biologis janin yang dikandung oleh Bunga.
"Kejadian tersebut sudah lama pak, saya hubungan sudah 1 tahun, tapi saya baru tau kalau dia sudah hamil 8 bulan", ungkap SIF.
"Karna yang melakukan itu saya, maka akan kita lanjutkan pernikahan pada bulan depan", sambungnya.
Tak ingin merugikan pihak lain, ibu SIF pun mengizinkan putranya untuk menikah dengan dia sebagai rasa tanggung jawab.
Hari Minggu 22 Mei 2022, kedua orang tua SIF (pelaku) datang ke rumah Bunga, calon menantu dan calon besan, ingin membicarakan persiapan pernikahan dan ingin tau kondisi calon menantunya yang hamil, namun sang calon menantu tidak bisa ditemui, keluarga bilang bahwa Bunga sedang dolan di tempat saudaranya yang ada di Dukuh Ketek Putih.
Hal ini membuat kecewa kedua orang tua SIF, karena harapan dari rumah jauh-jauh wurung tidak bisa ketemu calon menantunya.
Dengan pengakuan SIF terhadap pertapakendeng.com, menjadi jawaban atas misteri hamilnya Bunga (17), siswi Aliyah Trangkil, bahwa ternyata pelakunya adalah kekasihnya sendiri yang dikenal dengan SIF (20), asal Desa Pohijo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati.
Kebenaran tersebut terungkap berkat kerja keras Pemerintah Desa, Yayasan, dan pihak terkait dalam melakukan investigasi beberapa hari terakhir. Hal ini penting agar tidak menimbulkan fitnah dan menduga kepada orang yang tidak melakukan.
Dengan temuan tersebut, masyarakat diharapkan bisa memahami dan tidak menjustifikasi tanpa bukti.
(Ki Soero Mangoen Topo)




0 Komentar