Peringati Hari Jadi ke-272 Blora, Paguyuban Wreda Agri Makmur Tebarkan Filososi Urip Iku Urup


BLORA- -pertapakendeng.com,  - Paguyuban Wreda Agri Makmur Blora merayakan peringatan Hari Jadi ke-272 Kabupaten Blora dengan menggelar pertemuan dan doa bersama, sambil mempromosikan Kaos Semar Mesem serta menebarfkan filosofi Urip Iku Urup.


Pertemuan dilaksanakan di ruang PWRI Blora, Sabtu (11/12/2021). Paguyuban tersebut beranggotakan sebagian pejuang pertanian dari Dinas Pertanian Blora yang sudah purna tugas.


Sunaryo, mewakili ketua paguyuban Wreda Agri Makmur Blora dalam sambutannya,  mengucap rasa syukur yang luar biasa kepada Allah, karena masih diberi kesehatan dan semangat untuk bersilaturahmi dengan suasana kekeluargaan, kebersamaan,ceria dan penuh gelak tawa.


“Saya menitipkan pesan walau dalam pelaksanaan PPKM Blora sudah level 2 namun tetap waspada dan hati-hati serta diharapkan masih tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” ucapnya.


Dalam kesempatan itu, Bambang Sulistya, selaku penasehat dan pemrakarsa pertemuan menuturkan hari ini Sabtu legi 11 Desember 2021 merupakan hari istimewa bagi masyarakat Kabupaten Blora, karena merupakan hari jadi Kabupaten Blora ke 272 dengan tema" Bangkit Berjuang Sesarengan Mbangun Blora".


“Menurut Primbon Jawa Sabtu legi memiliki nilai neptu 14 yang mempunyai sifat lakuning Rembulan.Orang yang lahir pada hari Sabtu legi layaknya rembulan yang kelak menjadi penerang bagi orang disekitarnya, punya watak ceria, dan pandai bergaul,” ungkapnya.


Agar suasana pertemuan gayeng penuh dengan semangat pengabdian, maka dalam pertemuan dipromosikan kaos seragam baru untuk olahraga rekreasi bagi para anggota Paguyuban Wreda Agri Makmur.


“Kaos berwarna merah hijau bergambar Semar mesem dengan latar belakang tiga gunungan dan bertuliskan Urip Iku Urup," ucapnya.


Dijelaskannya,  misi warna, gambar dan tulisan dari kaos tersebut adalah, warna merah memberikan pesan agar dalam kehidupan harus memiliki keberanian untuk melakukan tindakan yang dilandasi oleh hati nurani dan terus melakukan pengabdian kepada masyarakat sampai di akhir usia.


“Sementara warna hijau sebagai pertanda bahwa sebagai alumni pertanian harus tetap berkiprah kapan saja dan dimanapun kita berada untuk menghijaukan lingkungan dengan menanam tanaman yang bermanfaat bagi kehidupan,” ujarnya.


Disamping itu warna hijau sebagai motivasi diri untuk menumbuhkan semangat agar kita tetap awet muda dan berkarya nyata.


Kemudian figur gambar Semar Mesem merupakan teladan dalam berucap dan bertindak harus bisa jadi panutan kepada orang lain.


“Ucapan Semar selalu memberi pengaruh positif dan mampu menggerakan orang lain untuk berbuat kebaikan, apalagi ada ekspresi mesem diharapkan mampu menciptakan suasana hati sejuk dan damai,” jelasnya.


Sedangkan gunungan pada wayang kulit berbentuk kerucut memberi inspirasi bahwa dalam kehidupan manusia semakin tinggi ilmunya dan tua umurnya  akan mengerucut semakin dekat dengan Sang Pencipta.


Jumlah Gunungan tiga buah bermakna untuk mencapai kehidupan yang bahagia dunia dan akherat manusia harus mampu menjalin hubungan yang harmonis penuh dengan keiklasan kepada Allah, manusia dan linkungan.


“Urip Iku Urup, sebuah Filosofi Jawa bahwa anusia hidup harus membuat hidup menyala dan dapat bermanfaat untuk orang lain. Sehingga siapapun yang memakai seragam kaos tersebut diharapkan mampu menumbuhkan motivasi diri untuk selalu memiliki keberanian berbuat baik, selalu bersemangat, mampu memberi panutan baik dalam bersikap, berucap maupun bertindak,” terangnya.


Selain itu juga segala kiprahnya harus bermanfaat baik kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat maupun dalam meningkatkan keimanan.


Selain promosi kaos juga pembagian kalender 2022 dan pemberian bingkisan sembako dari PT.BPR BKK Kabupaten Blora untuk disalurkan kepada kaum duafa yang ada di lingkungannya.


“Melalui momentum Hari Jadi ke-272 Kabupaten Blora, mari berlomba dalam kemanfaatan hidup dan Bangkit Berjuang Sesarengan Mbangu Blora untuk mewujudkan Blora Mustika,” tuturnya. (MC Kab. Blora/Teguh/toeb).

(Sukisman).

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html