Desa Karanganyar Diresmikan Sebagai Desa Anti Narkoba (Desa ANNABA).




JEPARA - pertapakendeng.com,  Kegiatan Pencanangan Desa Anti Narkoba (Desa ANNABA) dan Kampung Tanggung Anti Narkoba, Kamis, 9/12/2021 mulai Jam 10.00 WIB – selesai di Balai Desa Karanganyar, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Dwi Riyanto yang mewakili Bupati Jepara Dian Kristiandi, memukul bedug sebagai tanda peresmian dan pencanangan Desa Karanganyar sebagai Desa ANNABA dan Kampung Tangguh Anti Narkoba.

Haizul Ma'arif atau akrab disapa Gus Haiz mewakili Forkompinda secara simbolis menggunting pita dan membuka resmi  Posko Relawan Anti Narkoba di Balai Desa Karanganyar, serta menandatangani papan pernyataan dukungan Desa Anti Narkoba ( ANNABA ) dan Kampung Tangguh Anti Narkoba. 

Tampak hadir di lokasi Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif,  Asisten I Sekda Jepara, Dwi Riyanto yang mewakili Bupati Jepara Dian Kristiandi,  Kasat Narkoba Polres Jepara Iptu Sulistiyono, Perwakilan BNN Provinsi Jateng Jamaluddin, Kepala Bakesbangpol Lukito Sudi Asmara, Anisah Salmah, MT ( Kabid Ormaspol Bakesbangpol ), Perwakilan Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Jepara, Camat Welahan Sundari, Perwakilan Kodim 0719/Jepara, Personil Polres Jepara, Personil Polsek Welahan, Personil Koramil 06/Welahan, Perwakilan BPKAD, Perwakilan BAPPEDA, Perwakilan Bank Jateng Jepara, Perwakilan PT. BPR Bank Jepara Artha, Petinggi Desa di Kecamatan Welahan, Pegiat Anti Narkoba Jepara, LSM BANN, LSM GANN (Adv. Ridwan, SH dan Singgih Purwanto), IPWL (Instansi Penerima Wajib Lapor) Ayodya Mandiri Jepara, petugas dari Satresnarkoba Polres Jepara, Muslimat NU, Forkompincam, BPD, Karang Taruna, PKK, Ketua dan anggota relawan desa, Duta Anti Narkoba Jepara, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama serta undangan lainnya.

Sementara, Petinggi Desa Karanganyar Zaenal Abidin, ketika ditemui di ruang kantornya menjelaskan,” Persiapan kami menjadi desa ANNABA kurang lebih hampir 4 bulan dan relawan anti narkoba desa sebanyak 20 pemuda dan pemudi, serta anggaran diambilkan dari APBDes,” katanya.


“Desa kami hampir mayoritas menjadi pekerja di perantauan, tentunya lebih baik kami sedia payung sebelum hujan, jangan sampai narkoba masuk ke wilayah desa. Dengan menjadi Desa ANNABA kami sudah mempersiapkan relawan untuk ikut dalam program P4GN – Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di wilayah desa,” ujar petinggi. 

Sementara para pelajar  yang hadir dalam acara tersebut dan menjadi duta anti narkoba, menyatakan perang dan say no to drug dan mengingatkan bahayanya narkoba bagi generasi bangsa di masa depan.

Eko / Red.

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html