Kelompok Wredatama Blora Dapat Berperan sebagai Role Model Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19.

 


BLORA-pertapakendeng.com,- Dalam rangka meningkatkan semangat pengabdian dan imunitas diri bagi para anggota dan pengurus, Persatuan Wredatama Republik Indonesia(PWRI) Kabupaten Blora menggelar pertemuan di kantor PWRI setempat, Sabtu (5/11/2021).


Dalam pertemuan itu menghadirkan narasumber Arum Purwaningtyas beserta dua orang staf dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blora. Tema yang disajikan adalah "Sehat di Tengah Pandemi COVID-19".


Arum menyajikan materi secara santun, jelas, profesional dan penuh dengan komunikasi secara kekeluargaan. Diawali dengan menginformasikan situasi COVID-19 di Kabupaten Blora.


Update data sampai hari Jumat 5 November 2021, Kabupaten Blora termasuk zona kuning atau zona risiko rendah dengan rincian, kasus COVID-19 positif 13.261 orang, pasien yang sebuh 12.258 orang, meninggal 996 orang, dirawat di rumah sakit 0, isolasi mandiri 7 orang, pemeriksaan SWAB 61.585 orang, sebaran kasus baru 0, dan sebaran kasus meninggal 0.


Sementara sasaran vaksinasi 715.441 orang dengan rincian: untuk remaja 79.294 orang, umum 467.420,nakes 3.667 orang, publik 53.742 orang, lansia 111.318 orang dan bumil 4.069 orang.


Adapun capaian vaksinasi untuk tenaga kesehatan dosis 1 sebanyak 4.247, dosis 2 sebanyak 4.118, dosis 3 sebanyak 3.375.


Sedangkan Pelayan Publik dosis 1, 53.920, dosis 2 sebanyak 40.104, lansia dosis 1 sebanyak 47.885, dosis  2 sebanyak 25.716.

 Selanjutnya, masyarakat umum dosis 1 : 227.799 dosis 2 : 86.421, remaja dosis1 : 58.821 dosis 2:3 sebanyak 8.368, ibu hamil dosis 1:2.665 dosis 2:1.320 dan disabilitas dosis 1 sebanyak 1.552 dosis 2 sebanyak 1.064.


Memperhatikan realisasi kegiatan vaksinasi terutama untuk capaian di kelompok lansia untuk dosis 1 sudah mencapai 43,01% dan dosis 2 baru mencapai 23,1% sehingga perlu langkah percepatan dan mohon dukungan dari berbagai pihak khusus kepada para Wredatama atau khususnya kelompok lansia kalau di Blora dikenal sebagai kasta "KEREN"(Kelompok Rentan).


"Hal itu dengan pertimbangan bahwa dalam penanganan COVID-19 para kelompok Wredatama atau lansia dapat berperan sebagai role model dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sebagai teladan dan contoh bagi keluarga dan anggota masyarakat di lingkungan sekitarnya untuk memotivasi dan mendorong agar ikut vaksinasi," jelas Arum.

(Sukisman)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html