Mahasiswa Universitas Riau Jalin Sinergi dengan Pemangku Adat Melayu Kenegerian Kubu
ROKAN HILIR – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) dari Universitas Riau di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, mendapat sambutan hangat dari pemangku adat setempat. Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) itu menjadi momentum awal terjalinnya sinergi antara kalangan akademisi, pemerintah kepenghuluan, dan lembaga adat dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Mahasiswa Kukerta yang ditempatkan di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri berasal dari empat fakultas, yaitu Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik, serta Fakultas Teknologi Pertanian. Mereka mewakili enam program studi yang akan melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat selama periode Kukerta yang berlangsung mulai 22 Juni hingga 30 Juli 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Mhd. Andry Kurniawan, yang memberikan arahan kepada mahasiswa agar mampu menjalankan program kerja secara optimal sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat.
Kepala Suku Melayu Hamba Raja Kenegerian Kubu, KH. H. Widiarto Kamalul Matwafa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Kukerta di wilayahnya. Ia berharap para mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, menjunjung tinggi nilai-nilai adat Melayu, serta menjadikan pengalaman pengabdian tersebut sebagai sarana pembelajaran yang berharga.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kepenghuluan, dan lembaga adat memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan gagasan kreatif, inovasi, serta program pemberdayaan yang mendukung sektor pendidikan, pertanian, perikanan, teknologi, dan pembangunan sosial masyarakat di Kecamatan Kubu Babussalam.
Mengusung semangat “Bersinergi, Berinovasi, Mengabdi”, mahasiswa Kukerta Universitas Riau berkomitmen menjadi mitra masyarakat dalam menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Program tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat adat Melayu Kenegerian Kubu demi terwujudnya pembangunan yang berlandaskan nilai budaya, kearifan lokal, dan pemberdayaan masyarakat.
(Jismar)



0 Komentar