LDII Semarang Dorong Literasi Digital Pemuda, Media Sosial Dinilai Bisa Jadi Ancaman Sekaligus Peluang
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Shirothol Mustaqim itu menjadi ruang diskusi terbuka mengenai tantangan nyata generasi muda menghadapi era digital yang semakin agresif membentuk pola pikir dan perilaku sosial.
Menurutnya, generasi Z merupakan kelompok paling rentan terdampak arus informasi digital karena hidup dalam lingkungan yang serba cepat, terbuka, dan minim filter.
“Kalau tidak punya kontrol diri, media sosial bisa mengendalikan cara berpikir, emosi, bahkan masa depan anak muda,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia mengingatkan bahwa media sosial memiliki dua sisi yang sama kuat: dapat menjadi sarana produktif, tetapi juga mampu memicu degradasi moral, kecanduan digital, hingga konflik sosial apabila digunakan tanpa literasi yang memadai.
Fenomena tersebut dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya kasus penyebaran ujaran kebencian, penipuan digital, cyberbullying, hingga konten manipulatif yang banyak menyasar kalangan remaja dan pelajar.
Dalam forum itu, peserta juga diajak memahami bahwa media sosial seharusnya tidak hanya dipakai untuk hiburan semata, tetapi dapat dimanfaatkan untuk membangun portofolio, pengembangan usaha, edukasi, dakwah, hingga personal branding secara positif.
Kegiatan ini merupakan program Bidang Teknologi Informasi Aplikasi dan Telematika DPD LDII Kota Semarang yang bekerja sama dengan Yayasan Generasi Sukses Mandiri Kota Semarang.
Di tengah masifnya pengaruh digital terhadap kehidupan sosial masyarakat, langkah edukasi seperti ini dinilai penting untuk membangun ketahanan moral generasi muda. Sebab, ancaman dunia digital saat ini tidak lagi hanya soal informasi palsu, tetapi juga menyangkut perubahan perilaku, pola interaksi sosial, hingga krisis etika di ruang publik virtual.
Melalui talkshow tersebut, LDII berharap para pemuda mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kreatif, serta bertanggung jawab, sekaligus menjadikan teknologi digital sebagai sarana pengembangan diri dan kontribusi positif bagi masyarakat.
(Sukindar)
x



0 Komentar